≡ Menu

Motor Listrik Gaya Chopper Ada di Kemayoran

presiden jokowi dan chopper

Seperti artikel sebelumnya dalam blog ini mengatakan bahwa beberapa waktu yang lalu presiden Indonesia benar-benar membuat publik terhenyak dengan mengendarai motor jenis Chopper yang memang sangat menginspirasi kalangan muda.

Hal tersebut nampak pada antusias para modifikator “kuda besi” yang juga menampilkan hasil karyanya di dalam pagelaran Badan Ekonomi dan Kreatif (Berkraf) Habbie Festival yang dihelat pada di JIExpo Kemayoran kota Jakarta. (baca: kisah saya dan istri  di Jakarta)

Salah satu yang cukup menarik adalah adanya motor Chopper yang ditenagai listrik, hasil karya Duwi Arsana yang sekaligus mengatakan terinspirasi dari penampilan pak Jokowi yang bentuknya bagus dan unik.

Chopper Land Motor Listrik

Dari segi penampilan, chopper land yang ini bisa menyimpan motor BLDC 3000 watt. Dengan penampilan seperti itu, ruang mesin bisa terlihat kosong serta terisi hanya kotak akrilik yang memiliki isian 100 batre lithium-ion.

Duwi, yang merupakan salah satu purwarupa asal dari Bali ini mengatakan sebenarnya batere tersebut bisa diisi hingga 300 buah. Yang berarti dengan batere segitu dapat membawa motor Chopper listrik berjalan sejauh 200 km, dengan kecepatan 66 km/jam.

Selain itu, dari sisi biaya, Duwi menyatakan ia harus merogoh kocek hingga 7 juta saja untuk hal mengadakan baterenya saja. Jika ditotalkan, Duwi bisa mengeluarkan dana sejumlah 21 juta.

Terlebih harga dari modifikasi motor Chopper yang dilakukan bisa fleksibel, tergantung dari jumlah isi batere yang dikandungnya.

Dari penjelasan yang diberikan Duwi mengenai permasalahan utama terletak pada sisi desainnya, karena motor Chopper listrik ini menggunakan tenaga batere, ototmatis tidak perlu adanya knalpot dan mesin. Padahal kedua elemen tersebut merupakan faktor pendukung kegaharan motot gaya retro.

Nah, guna mengantisipasi hal tersebut sedang diusahakan untuk mendesain kembali tempat batere agar semakin mirip dengan blok mesin asli, karena Duwi sendiri pun mengakui jika hal teresbut mengurangi estetika, terlihat kosong sekali, ujarnya!

Apresiasi Karya Duwi dari Warganet

Dari segi promosi juga Duwi sempat mengunggah sebuah video di laman youtube nya dan memperoleh apresiasi yang banyak dari para warganet, terbukti dari adanya beberapa orang yang berminat membeli langsung motot listrik Chopper hasil karya Duwi.

Walau demikian, Duwi mengakui bahwa dia belum berani menjual secara komersil karena hasil karyanya tersebut masih sebatas prototipe, jadi perlu banyak perubahan dan peningkatan agar nanti nya benar-benar siap untuk dijual ke publik umum.

Duwi mengatakan bahwa minat masyarakat cukup tinggi terhadap hasil karyanya, karena dari beberapa komunitas Chopper sudah memebrikan komentar dan penawaran tertarik karena bagus serta unik, Chopper tanpa mesin dan juga tanpa knalpot.

Adapun mengenai beberapa hal dan fitur yang ingin ditingkatkan dari motor Chopper listrik ini adalah rencana untuk dibenamkan teknologi pemindaian sidik jadi guna bisa menghidupkan motor, perintah suara, pelacakan GPS sampai mengintegrasikan dengan smartphone ke motor Choppernya.

Jika ditilik dari industri yang kreatif serta berdaya hal ini merupakan peluang sangat baik untuk dimanfaatkan. Karena itu setidaknya dengan perubahan jaman yang sedang berkembang perlu adanya imajinasi nilai yang original serta kreatif agar mendapatkan hasil optimal.

Kedepan juga penggunaan teknologi di dalam sebuah kendaraan bermotor akan semakin kompleks dan terintegrasi sehingga gagasan Duwi untuk mengaplikasikan teknologi di dalam ciptaan motor listrik Choppernya perlu didukung dan diapresiasi oleh segenap pihak.

Semoga maju terus industri kreatif tanpa batas di negeri ini.


{ 0 comments… add one }

Leave a Comment